Permudah Akses Belajar di Kutim, Pemkab Diminta Bangun Jaringan Internet
Yan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI TIMUR-
Mutu Pendidikan yang baik akan menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di
Kabupaten Kutai Timur. Sebaliknya, kualitas Pendidikan yang rendah akan menjadi
penyebab dari krisisnya SDM disuatu daerah.
Dengan artian, Pendidikan benar-benar
memegang peranan yang sangat penting dalam peningkatan SDM handal berkualitas.
Maka, semua pihak harus bersinergi bersama untuk meningkatkan mutu Pendidikan
sebagai persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
Menanggapi itu, Yan selaku Ketua Komisi D
DPRD Kabupaten Kutai Timur angkat bicara. Dengan banyaknya prestasi yang mampu
diraih para pelajar dari Kutai Timur, terbukti jika kualitas dan mutu
Pendidikan di Kutai Timur sudah cukup baik saat ini.
Berdasarkan data yang diberikan Persatuan Guru
Republik Indonesia (PGRI) Kutai Timur, anak-anak yang berprestasi ditingkat
provinsi maupun kancah Nasional ini tidak hanya berasal dari kota saja, namun
juga pelosok Kutai Timur.
Mereka yang berprestasi ini ada dari Wahau,
Kombeng dan beberapa daerah lainnya di Kutai Timur. Tidak hanya itu, bahkan
mereka mendapat apresiasi di event Nasional. Oleh karenanya, Yan merasa bahwa
prestasi yang diraih ini bisa menjadi perbandingan bagi Kutai Timur dan daerah
lainnya.
Tentunya, semua ini karena Mutu Pendidikan
yang terus meningkat berkat dukungan para pendidik dan guru-guru berkualitas.
Walau pun Yan mengakui, jika infrastruktur dan sarana prasarana penunjang
Pendidikan lainnya masih terbilang kurang.
"Ini menjadi tolak ukur kita, mutu
Pendidikan di Kutai Timur tidak kalah dengan daerah lain. Prestasi yang didapat
ini berkat guru-guru luar biasa. Apalagi Perusahaan Sawit yang ada disini
mendatangkan guru-guru dari Jakarta, kualitasnya tidak diragukan lagi,"
ungkapnya, Rabu (3/5/2023).
Meskipun sudah berupaya mengikuti berbagai
perkembangan Pendidikan di Indonesia seperti menggunakan Kurikulum Merdeka
Pelajar. Yan tidak henti-henti mengingatkan Pemerintah melalui Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur untuk bergerak cepat mengikuti berbagai kemajuan
Pendidikan.
"Kutai Timur sudah mengikuti
perkembangan Pendidikan. Bahkan, sudah melaksanakan pelatihan guru penggerak
dua tahun lalu. Pemerintah juga terus meningkatkan jumlah guru penggerak di
Kutai Timur, nanti mereka akan disebarkan ke seluruh wilayah," bebernya.
"Akan tetapi, saya minta agar pemerintah bergerak mengikuti kemajuan Pendidikan. Salah satunya, dengan membangun jaringan internet yang nantinya dapat mempermudah akses belajar siswa. Khususnya bagi pelosok serta pemenuhan sarana dan prasarana sekolah," sambungnya.
Menurut politikus Gerindra ini, gerak cepat
diperlukan lantaran sebentar lagi merupakan tahun politik dan pergantian
Presiden. Maka itu, tentunya akan berefek pada perubahan sistem Pendidikan yang
ada di seluruh wilayah Indonesia.
"Makanya saya minta lebih maksimal, agar
jangan sampai ada yang susah menjalankan program, kita baru mengikuti dari
belakang," tegasnya.(ADV)